Masih dalam suasana lebaran, tadi siang Saya coba sempatkan bersilaturrahim ke kediaman guru Saya, KH. Muhtadi al-Hafiz (semoga Allah menjaganya)
Beliau merupakan gurunya para guru. Maksud Saya, banyak santri binaannya yang menjadi guru dan tersebar di berbagai pelosok negeri. Kecuali Saya, bukan guru. Masih senang menjadi pembelajar. Kendati pun beragam profesi, namun yang namanya ngajar ngaji adalah sebuah keniscayaan. Begitu kira-kira pesan beliau waktu itu...
Tak ada yang berubah dari beliau, semangat tetap terang menyala, kata-kata tetap tajam bermakna, dan aura bahagia terus memancar, dan menular hangat ke penjuru ruangan.
Jujur, jika bertemu sosok ulama seperti beliau, yang teramat bijaksana dan memiliki akhlak mulia, maka tak ada yang lebih patut Saya lakukan kecuali menyimak nasihat dan memintakan doa dari beliau...
Sebab, nasihat demi nasihat yang beliau sampaikan terasa jlebb di hati. Begitu pun kualitas doa yang dipanjatkan, jelas beda dengan yang biasa Saya panjatkan. Itu sebabnya, tak ada salahnya kita menyeragamkan doa dengan orang-orang tercinta kita. Tak terkecuali guru kita. Dan rasakan sensasinya...
By the way, mohon doa dari kawan-kawan semua, semoga guru yang sangat Saya cintai dan sayangi ini, selalu diberikan kesehatan oleh Allah Subhanahu wata'ala... Aaamiiin...
Begitu pun Anda dan orang-orang tercinta Anda, semoga selalu diberikan kesehatan dan jauh dari hal-hal yang tidak diinginkan. Aamiiin ya Rabbal 'aalamiin...
Salam, LH
Otw Tanggerang-Bogor, 29 Juni 2017

Komentar
Posting Komentar